March 5, 2018 / Berita

UMSIDA.AC.ID– Bagi sekumpulan mahasiswa Teknik informatika yang sehari-hari berkawan komputer dan segala tetek bengeknya, kegiatan ‘mengaji’ atau membaca Al Quran mungkin menjadi sesuatu yang jarang mendapat perhatian. Namun bagaimana pun, ‘mengaji’ adalah perintah agama dan kewajiban bagi siapa saja mengaku beriman kepada kitab suci-Nya.

Karenanya, tradisi ‘mengaji rutin’ terus diusahakan oleh Kepala Lab. Informatika meski kadang para mahasiswa sering mangkir dan malas-malasan. Dilaksanakan setiap sore, ba’da shalat ashar, tradisi mengaji ini bertempat di ruangan kepala laboratorium. Para mahasiswa yang hadir akan di-drill membaca Al Quran dan dibekali pengetahuan agama secukupnya. Harapanya, kelak mahasiswa-mahasiswa ini dapat tetap berpegang kepada nilai-nilai luhur agama meski sehari-hari berkecimpung dengan dunia teknologi.

Uniknya, diantara sekian mahasiswa yang umumya laki-laki, ada sesosok mahasiswi cantic nan cerewet yang sering sekali mengingatkan kawan-kawan nya untuk mengikuti kegiatan ‘mengaji’ rutin ba’da ashar. Ia adalah Silvi Nur Milla, mahasiswi yang sejak beberapa waktu lalu direkrut menjadi asisten laboratorium Teknik informatika.

Mahasiswi yang kerap dipanggil ‘Ibu Negara’ oleh kawan-kawan sesama asisten lab ini memang terkenal galak dan cerewet saat mengingatkan kawan-kawannya untuk mengaji. “Kadang kalau dia marah seperti di matanya ingin memakan orang dan mencabik cabik, mungkin dia seperti itu karena kita juga yang tambeng dan males untuk mengaji” ujar Nasrudin.

Meski demikian, sikap pemudi yang pernah menjuarai lomba Qiro’ah tingkat Kecamatan tahun 2009 ini pada akhirnya mendapat respon positif dari kawan-kawan yang mulai memahami tujuan mulia yang selalu diingatkannya. Bahkan beberapa kawan mulai mengapresiasi kesabaran dan konsistensinya “Dia selalu sabar menghadapi kita dan dia selalu mengajarkan kebaikkan ke kita” ujar Yudis.

Semoga kegiatan mengaji yang rutin dilaksanakan selepas shalat ashar di ruang lab. Informatika ini dapat terus berjalan dan menghasilkan perubahan signifikan dalam kehidupan mahasiswa-mahasiswa informatika yang selalu berkecimpung dengan dunia komputer. Sehingga kedepannya dalam melahirkan tekokrat-teknokrat muslim yang bijak dan berprestasi (Iwan-Silvi/MZF).

Related Post