Menghadapi era revolusi industri 4.0, Prodi Informatika Fakultas Sains dan Teknologi (SAINTEK) Umsida merespon dengan mengubah kurikulum perkuliahan. Hal tersebut disepakati dalam acara lokakarya kurikulum pada Senin, 29 April 2019 di gedung SAINTEK lantai 3 ruang 302 dengan mengambil tema “Relevansi Kurikulum, Lulusan, & Era 4.0 dengan Mengedepankan Potensi Lokal Sebagai Pedoman Pembelajaran”.

Keseriusan ini terlihat ketika Prodi Informatika mengundang Noor Akhmad Setiawan, ST, MT, Ph.D selaku tenaga ahli dari Universitas Gajah Mada (UGM) dan Imam Su’udi, ST, MT selaku pengguna lulusan dari Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Sidoarjo.

Pengguna tersebut diundang dengan tujuan learning outcome Prodi Informatika yaitu Analis dan Pengembang Jaringan Komputer. Dalam kegiatan lokakarya kurikulum tersebut disepakati adanya penambahan dan perubahan beberapa matakuliah yang disesuaikan dengan kebutuhan lapangan khususnya sektor Infrastruktur Jaringan Komputer yang berorientasi ke masa depan.

Selain itu FBHIS juga mengundang 2 Alumni yang bekerja di bidang Sofware Development. Masukan-masukan yang diberikan baik pengguna maupun alumni sangat relevan dengan perubahan kurikulum dan learning outcome yang disepakati. Hampir 90% matakuliah prodi Informatika adalah matakuliah yang baru mengikuti perkembangan pasar dan disesuaikan dengan learning outcome yang dituju.

Memang Berat, namun untuk kemajuan institusi dan kesejahteraan bersama perubahan ini harus dilakukan mengingat industri 4.0 semakin berkembang. Dosen khususnya prodi Informatika tidak boleh berada di zona nyaman, tidak hanya megajar saja tapi harus mempunyai kompetensi dan keahlian di bidang masing-masing agar teori yang diajarkan ke mahasiswa sejalan dengan prakteknya di lapangan.

 

Related Post

Type your Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *