Informatika.umsida.ac.id – Muhammad Nur Rifqi Baharis berhasil meraih juara 3 dalam Kejuaraan Taekwondo KPP Polri Jatim Cup 3 2025 pada kategori kyorugi U-63 kg. Prestasi ini menjadi pengalaman berharga baginya, terlebih karena kejuaraan tersebut merupakan kompetisi nasional terakhir yang diikutinya selama aktif dalam Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Bela Diri.
Bagi Muhammad Nur Rifqi Baharis, kejuaraan ini memiliki arti tersendiri. Selain menjadi ajang untuk meraih prestasi, pertandingan tersebut juga menjadi kesempatan terakhirnya mengikuti kejuaraan nasional selama menjalani kegiatan di UKM Bela Diri.
“Tidak ada motivasi lain yang ada di diri saya selain semangat dan berjuang,” ungkapnya.
Semangat tersebut menjadi bekal Rifqi untuk tetap mengikuti pertandingan hingga berhasil membawa pulang juara 3, meskipun harus menghadapi berbagai tantangan selama persiapan.
Persiapan Dua Minggu dan Tantangan Kelas Pertandingan

Lihat juga : https://informatika.umsida.ac.id/annifa-wisudawan-fst-umsida-yang-berkontribusi-dalam-tucuma-store/
Persiapan Rifqi untuk mengikuti kejuaraan ini terbilang singkat. Awalnya, ia berencana bertanding di kelas 58 kg. Namun, karena kesibukan yang harus dijalani, ia akhirnya memberanikan diri untuk turun di kelas 63 kg, yang menjadi berat badan idealnya. Waktu latihan yang tersedia hanya sekitar dua minggu. Meski begitu, kondisi fisik dan latihan tetap menjadi prioritas. Ia berusaha menjalani persiapan di tengah kesibukan, meskipun tidak selalu bisa mengikuti latihan bersama secara rutin.
Tantangan terbesar Rifqi muncul sekitar satu minggu sebelum pertandingan. Saat itu, ia mengalami flu, batuk, demam, serta kondisi tubuh yang terasa panas dingin. Bahkan, sehari sebelum pertandingan, gejala tersebut masih dirasakannya.
Di tengah kondisi tersebut, Rifqi tetap berusaha mengikuti tahapan pertandingan, termasuk menjalani penimbangan berat badan. Ia bersyukur berat badannya sesuai dengan kelas yang diikuti sehingga dapat melanjutkan pertandingan.
Pengalaman ini menjadi salah satu pertandingan terberat yang pernah dijalaninya. Ia harus menghadapi tantangan kondisi tubuh sekaligus mempersiapkan diri untuk bertanding.
Pesan Muhammad Nur Rifqi Baharis untuk Mahasiswa
Dari pengalaman tersebut, Rifqi mendapat pelajaran bahwa perjuangan membutuhkan keteguhan dan rasa syukur. Ia juga mengingatkan mahasiswa agar tidak mudah menyerah ketika menghadapi kesulitan dalam mengejar tujuan.
“Jangan pernah menyerah di tengah jalan. Teman-teman, kalian belum tahu Allah telah menyiapkan kebaikan setelahnya. Terus berjuang dan terus bersyukur, ambil kesempatan dan perjuangkan,” pesannya.
Prestasi juara 3 dalam Kejuaraan Taekwondo KPP Polri Jatim Cup 3 2025 menjadi pencapaian yang menutup perjalanan Rifqi dalam mengikuti kejuaraan nasional selama aktif di UKM Bela Diri. Pengalaman ini juga menjadi bagian penting dari proses perjuangannya dalam meraih prestasi.
Lihat juga : https://informatika.umsida.ac.id/sistem-pakar-diagnosa-gangguan-kecemasan-inovasi-teknologi-untuk-kesehatan-mental/
Penulis : Amelia












